Joe Biden Yakin AS Menuju Herd Immunity pada Musim Panas

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Presiden Joe Biden mengklaim Amerika Serikat bisa mendekati kekebalan kelompok alias herd immunity pada musim panas tahun ini atau sekitar Juni hingga Agustus, dengan vaksinasi massal akan tersedia pada musim semi atau sekitar Maret hingga Mei.
“Saya merasa yakin bahwa pada musim panas kita akan akan segera menuju kekebalan kelompok,” kata Biden dalam jumpa media di Gedung Putih, Senin (25/1) waktu Washington DC.

Biden menyebut capaian itu bisa dicapai setelah vaksinasi bisa tersedia untuk publik secara luas. Hingga saat ini, vaksin yang tersedia dilaporkan masih amat sedikit untuk negara berpenduduk 328 juta tersebut.

Biden memperkirakan ketersediaan vaksin akan terjadi pada beberapa bulan ke depan.

“Saya pikir kita akan bisa melakukannya pada musim semi ini, tetapi ini akan menjadi tantangan logistik melebihi apa pun yang pernah kita coba di negara ini,” kata Biden.

Presiden yang baru masuk kantor pada Rabu kemarin itu juga mengulang gol pertamanya sebagai pemimpin AS dalam 100 hari kerja adalah mendaftarkan 100 juta vaksinasi.

Setelah ini, negara tersebut disebutnya akan “bergerak ke arah di mana kita melampaui itu dalam 100 hari ke depan, sehingga kita dapat mencapai titik di mana kita mencapai kekebalan kelompok”.

“Saya merasa baik tentang di mana kita akan menuju dan saya pikir kita bisa meraihnya,” kata Biden.

Jumlah kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat sebelumnya tercatat sudah melampaui 25 juta orang. Jumlah itu masih menempatkan Negeri Paman Sam sebagai negara dengan kasus infeksi Covid-19 di dunia.

Tercatat sampai saat ini ada 25.003.695 kasus infeksi Covid-19 di AS. Dari jumlah kasus itu, 417.538 orang di antaranya meninggal.

Menurut catatan Johns Hopkins, AS menyatakan menemukan kasus pertama infeksi Covid-19 pada 21 Januari 2020. Lantas pada 97 hari kemudian, tepatnya pada 27 April 2020, jumlah pasien melonjak mencapai 1 juta orang.

Presiden AS, Joe Biden, menyatakan akan memprioritaskan program vaksinasi yang saat ini tengah berjalan untuk menekan kasus infeksi virus corona di negara itu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan