Jakarta, KabarBerita.id — Kedatangan anggota Brimob bersenjata laras panjang ke kantor Gerindra di Kota Semarang berbuntut panjang. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra tidak terima dengan perlakuan aparat yang dianggap over acting tersebut.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mendesak agar Kapolda Jawa Tengah dicopot. Dia meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk segera memecat Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono.
“Kapolda Jateng harus dipecat. Harus dipecat sama Pak Tito,” kata Arief di Mess Aceh Amazing Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/5).
“Kalau Kapolda Jateng dicopot sama Pak Tito baru saya percaya kalau polisi netral. Kan contoh aja, bagi-bagi sembako pakai polisi, polisi nge-gerebeg Gerindra. Lho partai lain enggak didatengin. Kenapa Gerindra iya. Terus nanya-nanya kaus ganti presiden. Kaos ganti presiden kan konstitusional,” kata Arief.
Arief juga berencana akan memangil Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui DPR untuk minta penjelasan terkait datangnya Brimob bersenjata ke kantor Gerindra di Semarang.
“Secepatnya. Setelah reses kita panggil dia. Misalnya bagi-bagi sembako itu kan ada capnya Polres. Terus kemarin ada urusan apa kenapa partai Gerindra digerebeg, digeledah. Emangnya Gerindra partai komunis? Yang kayak komunis saja enggak digrebeg,” kata Arief.