Berita  

Golkar Belajar Saat Kalah Berturut-turut Di Pilkada Jabar

Image result for golkar dukung ahok

Bandung, KabarBerita.id – Kekalahan berturut-turut di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2008-2013 dan 2013-2018 menjadi pembelajaran berharga bagi Partai Golkar di Pilkada Jawa Barat 2018-2023.

“Dua kali Pilgub Jabar kami mengalami kekalahan atau setelah reformasi Golkar belum pernah punya Gubernur Jawa Barat dari hasil pilkada. Tentunya ini akan menjadi pembelajaran berharga bagi kami,” kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat HM Qudrat Iswara, ketika dihubungi melalui telepon, Rabu.

Menurut dia, pengalaman di Pilgub Jawa Barat 2008 dan 2013 menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Golkar untuk bekerja optimal agar dapat meraih kemenangan di Pilgub Jawa Barat 2018-2023.

“Jadi saya pikir itu harus menjadi hal membangkitkan atau motivasi kita di Golkar. Kalah dua kali di Pilgub Jawa Barat. Sehingga akan kami jadikan pelajaran dan kita ambil sebagai sebuah strategi. Kita belajar pengalaman dari situ,” kata dia.

Ia menuturkan Pilgub Jawa Barat memiliki keunikan tersendiri yakni pasangan calon yang menjadi pemenang biasanya bukan pasangan calon yang hasil surveinya tinggi.

Sebagai contohnya, kata Iswara, pada pelaksanaan Pilgub Jawa Barat 2013-2018, berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga survei pasangan calon yang tingkat elektabilitasnya tinggi adalah Dede Yusuf-Lex Laksamana namun yang jadi pemenang malah pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar.

“Catatan kedua di Pilgub Jabar bukan yang tertinggi yang menang, jadi dengan jumlah penduduk sekitar 46 juta dan karakteristik masyarakatnya yang berbeda, ini menjadi hal yang menarik,” kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Iswara, saat ini DPD Partai Golkar Jawa Barat terus bekerja dan menyiapkan sejumlah strategi agar kandidat Cagub Jabar 2018 yang akan diusungnya yakni Dedi Mulyadi bisa menang di Pilgub Jawa Barat 2018

Tinggalkan Balasan