Frekuensi Ideal untuk Tidur Siang

  • Bagikan
Ilustrasi tidur siang

Jakarta, KabarBerita.id — Di tengah pandemi saat ini banyak orang-orang yang biasanya disibukkan oleh banyaknya Aktivitas, kini bisa merasakan kesempatan untuk mencoba tidur siang. Banyak orang dewasa yang menganggap tidur siang merupakan hal yang mewah karena sulit dilakukan.

Banyak penemuan ilmiah terkait manfaat tidur siang yang membuktikan bahwa hal tersebut dapat membantu fungsi kognitif seseorang dan beberapa keuntungan lainnya. Akan tetapi kita harus memperhatikan Kapan waktu yang ideal untuk tidur siang supaya mendapatkan manfaat secara optimal.

Apabila tidur siang dilakukan hanya secara singkat namun tepat akan membuat seseorang menjadi lebih fokus serta siaga setelah bangun. Pemulihan area otak yang terjadi membuat tingkat perhatian menjadi meningkat sehingga mampu mencegah ketidakstabilan dalam jaringannya.

Penelitian yang sebelumnya telah dilakukan menunjukkan bahwa orang yang tidur siang selama 30 hingga 90 menit mempunyai kondisi keseluruhan yang lebih baik dibanding dengan orang yang tidur siang lebih lama,lebih singkat, atau bahkan yang tidak tidur sama sekali.

Walau tidur siang mempunyai banyak efek yang positif dalam jangka pendek, aktivitas ini tidak disarankan bagi para pengidap insomnia yang mana hal tersebut bisa mengurangi rasa kantuk dan sulit terlelap di malam hari.

Disisi lain terdapat penelitian yang menunjukkan adanya efek negatif akibat seringnya menjalankan tidur siang. Studi ini melihat keterkaitan antara tidur siang jangka panjang dengan tekanan darah tinggi dan indeks massa tubuh. Mereka meneliti tentang sampai sejauh mana tidur siang dapat membahayakan tubuh, akan tetapi sampai saat ini belum diketahui secara pasti hasilnya

Tidur siang merupakan aktivitas yang biasanya lebih sering dijalani oleh para pekerja shift malam perokok pensiunan pengidap obesitas serta pengidap gangguan tidur. Kurangnya waktu tidur yang dimiliki membuat mereka diwajibkan untuk melakukan tidur siang.

Saat melakukan aktivitas bekerja di rumah dan tiba-tiba perhatian mulai goyah kita disarankan untuk setidaknya melakukan tidur siang secara singkat 10 hingga 30 menit, yang mana hal tersebut efektif dapat meningkatkan energi.
Terlebih jika memiliki waktu tidur siang lebih lama maka akan bagus dalam mendukung memori serta kemampuan belajar.

Lamanya waktu tidur siang memungkinkan seseorang dapat memasuki beberapa tahap tidur. Saat fase tidur Rapid Eye Movement (REM) otak kita menjadi aktif seperti saat kita sedang terjaga. Juga hal tersebut mendukung memori jangka panjang serta memori emosional.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan