Formappi Curiga Maksud Tersembunyi UU Ciptaker

Jakarta, KabarBerita.id — Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mencium ada maksud tersembunyi di balik terus berlanjutnya pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di tengah pandemi Covid-19.

Yang terbaru, pada Sabtu (3/10) malam, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah sepakat membawa RUU Omnibus Law Cipta Kerja ke rapat paripurna. Sebanyak 2 fraksi menyampaikan penolakan, namun 7 fraksi lain setuju melanjutkan pembahasan.

“Dengan melakukan pembahasan di tengah situasi pandemi, terlihat misi tersembunyi pemerintah dan DPR, yang atas dasar misi itu lalu menghindar dari partisipasi publik,” kata Lucius, Minggu (4/10).

Indikasi menghindari partisipasi publik itu salah satunya ditunjukkan pada proses kilat dan pilihan waktu pembahasan. Diketahui DPR kerap membahas RUU Omnibus Law Cipta Kerja dengan cepat, bahkan beberapa kali dilakukan pada akhir pekan.

Lebih lanjut, Lucius menyoroti pembahasan ketenagakerjaan dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang dinilai bakal merugikan pekerja. Padahal mulanya RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini diharapkan mendorong penciptaan lapangan kerja.

“Terlihat semangat otoriter negara (DPR dan Pemerintah) yang secara sepihak mau menentukan apa yang wajib dipatuhi pekerja tanpa ada ruang bagi pekerja untuk memikirkan aturan apa yang paling tepat untuk melindungi mereka,” ungkap Lucius.

Lucius curiga, DPR dan pemerintah hanya memanfaatkan pandemi virus corona demi meloloskan RUU Omnibus Law yang tak berpihak pada rakyat. Situasi pandemi justru digunakan untuk membenarkan kehadiran rancangan peraturan yang beberapa poinnya masih menuai kritik.

“Padahal alasan [pandem] ini terkesan manipulatif karena berbagai pengaturan di dalam RUU tersebut sudah merupakan mimpi Pemerintah dan DPR sejak pandemi belum muncul,” tutur dia.

“Pandemi dimanfaatkan untuk membenarkan kehadiran RUU Cipta Kerja dengan menyatakan bahwa RUU ini bisa menjadi solusi bagi dampak ekonomi pandemi,” lanjut Lucius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here