Direktur Penyidikan Aris Budiman Kembali Serang KPK

Jakarta, KabarBerita.id — Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman mengungkapkan bahwa KPK belum pernah memeriksa Johannes Marliem dalam penyidikan tindak pidana korupsi proyek KTP elektronik (KTP-e).

Hal tersebut dikatakannya setelah menghadiri pelantikan Brigjen Pol Firli sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Supardi sebagai Direktur Penuntutan di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Pada awalnya, Aris menyatakan bahwa Supardi pernah bercerita kepada dirinya dengan semua Jaksa Peneliti bahwa perkara KTP-e itu hanya berfokus kepada pelaksanaan proyek, namun jarang masuk ke dalam perencanaan.

“Yang kedua, Johannes Marliem tidak pernah diperiksa, anda bisa cek ucapan saya bisa akan berisiko hukum bagi saya. Yang ketiga, perusahaan Johannes Marliem yang namanya Biomorf tidak pernah digeledah, padahal sudah dimintakan surat penetapan penggeledahan,” ungkap Aris.

Ia pun membandingkan dengan salah satu kasus penanganan kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat dari Mahkamah Agung.

“Bandingkan salah satu pejabat dari Mahkamah Agung digelar selesai jam 6, jam 8 malam langsung digeledah. Kantor Polri, kantor hukum digeledah. Kenapa satu lembaga ini tidak digeledah, ada apa?” ucap Aris, mempertanyakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here