Beberapa Cara untuk Cegah Bau Mulut saat Puasa

  • Bagikan
Kondisi bau mulut ialah yang kita hadapi saat sedang berpuasa

Jakarta, KabarBerita.id — Kondisi bau mulut ialah yang kita hadapi saat sedang berpuasa. Namun dalam kondisi pandemi seperti ini, membuat sedikitnya interaksi kita dengan orang lain sehingga kekhawatiran akan bau mulut juga berkurang.

Menurut dokter gigi Susi R. Puspitadewi,puasa membuat pola makan kita berubah dan mulut menjadi kering karena kurangnya produksi air liur.

Bau mulut memang dapat membuat rasa percaya diri kita turun dan merasa tidak nyaman. Namun menurut Susi sebagai dokter gigi, bau mulut bisa dicegah dengan beberapa cara sebagai berikut

1. Menyikat gigi 2 kali sehari

Kita diwajibkan teratur menyikat gigi sehingga kotoran di mulut menghilang. Bakteri memang secara alami bersembunyi di dalam mulut. Tetapi sisa makanan dan minuman dapat membuat peningkatan pertumbuhan bakteri yang menimbulkan bau tak sedap.

Saat puasa sikat gigi dilakukan setelah sahur dan setelah berbuka.Permukaan lidah juga perlu dibersihkan dari sisa makanan atau minuman yang menempel.Sehingga kedua bagian mulut tersebut wajib rutin dibersihkan.

2. Menggunakan obat kumur

Berkumur dengan obat kumur memang merupakan sebuah pilihan, banyak orang yang tidak menggunakannya. Tetapi, ada baiknya jika digunakan untuk memastikan kebersihan gigi dan mulut dari bakteri juga mampu memberikan kesegaran dalam mulut.

3. Menghindari makan makanan tertentu

Beberapa makanan bisa menimbulkan bau mulut walaupun kita sudah menggosok gigi.akanan tertentu bisa memicu bau mulut. Bawang putih dan bawang bombai mentah misalnya, kedua bahan pangan tersebut yang sebaiknya dihindari jika kita tak ingin bau mulut.

Susu juga cenderung dapat menimbulkan bau mulut. Adapula yang harus kita hindari yakni makanan yang panas dan pedas karena dapat mengakibatkan radang tenggorokan. Ketika kita mengalami radang pada tenggorokan bau mulut bisa juga terjadi.

4. Banyak konsmusi air putih

Kondisi mulut kering saat puasa dapat membuat bau mulut.Bakteri tumbuh bebas akibat turunnya produksi saliva dalam mulut.

Penting bagi kita mencukupi kebutuhan cairan saat berpuasa, dengan meminum 8 gelas air putih sehari.Atur jadwal minum kita saat berpuasa dengan minum beberapa gelas saat sahur,berbuka,dan sebelum tidur malam.

5. Mencukupi konsumsi buah dan sayur

Sayur dan buah dapat mengangkat plak dan sisa makanan. Antioksidan yang terkandung juga berperan dalam kesehatan gigi dan mulut.

6. Mengonsumsi karbohidrat

Kurangnya karbohidrat dalam tubuh akan melepas keton yang dapat menimbulkan bau mulut.Baiknya kita memilih makanan dengan sumber karbohidrat kompleks seperti ubi, roti gandum, pasta gandum,atau nasi merah.

7. Berkonsultasi dengan Dokter gigi

Mulut yang kering tidak selalu menjadi penyebab bau mulut.Bau mulut juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan dalam tubuh. Kita dianjurkan mengunjungi dokter gigi untuk melihat kondisi gigi dan mulut secara menyeluruh.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan