BBM Naik, Inflasi Bakal Ikut Naik

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Kenaikan harga bakar minyak bersubsidi dikhawatirkan akan mengalami dampak bagi masyarakat dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Salah satunya adalah terjadinya inflasi yang tinggi.

Dr Sri Rahayu Oesman, Pengamat Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Palembang  mengatakan dampak yang akan segera dirasakan setelah kenaikan harga BBM adalah naiknya harga barang barang di pasaran.

Dalam hal ini, Pemerintah seharusnya dapat mengatur strategi pemasaran yang dapat menekan harga supaya tidak terjadi inflasi yang terlalu tinggi. Namun apabila kondisi ini terus terjadi bukan tidak mungkin inflasi diprediksi akan melaju hingga 7%.

Apa yang dimaksud dengan inflasi?

Inflasi adalah suatu keadaan perekonomian di suatu negara di mana terjadi kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam waktu yang panjang disebabkan karena tidak seimbangnya arus uang dan barang.

Dengan adanya peningkatan inflasi ini, diperkirakan BI akan lebih agresif dalam meningkatkan suku bunga acuannya. Bulan lalu BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), kemungkinan hingga akhir tahun BI menaikkan suku bunga lebih dari 100 bps lagi.

Selain itu, peningkatan inflasi dapat memicu stagflasi sebagai rambatan efek dari kenaikan berbagai harga.

Kebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi dinilai akan sangat memberatkan kehidupan rakyat. Karena kenaikan BBM dilakukan pada waktu yang tidak tepat yang dikhawatirkan akan terjadi PHK besar-besaran.

Kenaikan BBM akan menjadi salah satu faktor penyumbang naiknya cost of production sehingga akan menaikkan harga jual.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *