Anies Tegaskan PSBB Total DKI Sesuai Arahan Jokowi

Jakarta, KabarBerita.id — Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan kebijakan mengambil rem darurat untuk kembali ke masa PSBB, sudah sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Arahan dimaksud yakni tentang penanganan kesehatan terkait COVID-19 harus jadi prioritas.

“Pak Presiden menyatakan dengan tegas dua hari lalu jangan start ekonomi sebelum kesehatan terkendali,” kata Anies saat menggelar konferensi pers yang disiarkan melalui akun youtube resmi Pemprov DKI Jakarta, Rabu (9/9).

Keputusan ini, kata Anies, sesuai dengan pesan yang disampaikan Jokowi dua hari lalu yang menyebut kesehatan lebih utama daripada pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, dengan melihat situasi saat ini, Anies memastikan PSBB total akan kembali berlaku di Jakarta.

“Maka dengan melihat kedaruratan ini tak ada pilihan lain bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat,” kata dia.

Anies juga mengingatkan masyarakat untuk terus memegang pesan Jokowi di awal pandemi yang melarang aktivitas di luar rumah kecuali sangat terdesak. Pesan ini kata dia akan kembali diterapkan selama PSBB total diterapkan di ibu kota.

“Dan kita akan menerapkan pesan presiden di awal wabah dahulu. Bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan usahakan ibadah dari rumah,” kata dia.

Diketahui, Jakarta akan memasuki kembali fase PSBB seperti tiga bulan pertama masa awal pandemi COVID-19. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Senin 14 September 2020. Meskipun demikian, terdapat 11 sektor bidang usaha yang mendapatkan pengecualian.

“Kegiatan perkantoran di Jakarta harus tutup dan bekerja dari rumah (work from home). Hanya ada 11 bidang usaha yang tetap berjalan dan tidak boleh beroperasi penuh seperti biasa. Jumlah karyawan dibatasi,” jelas Anies dikutip dari instagram @dkijakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here