Angka Covid-19 Melandai, Pakar UI: Sudah Dites Semua Belum?

Jakarta, KabarBerita.id — Pakar Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) Budi Hidayat mengatakan melandainya kasus Covid-19 bisa menjadi fenomena gunung es. Ia pun mempertanyakan kapasitas pemeriksaan atau testing Covid-19 setelah aksi demonstrasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dua pekan lalu.

“Itu sudah dicek semua belum? Maksudnya apakah semua orang yang ikut demonstrasi kemarin ikut dites? Sebab, tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 bukan berarti tidak ada penambahan kasus dari peserta demo UU Ciptaker,” katanya saat dihubungi Republika, Jumat (30/10).

Ia pun mendorong agar semua peserta unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja dilacak. Ia mengatakan bisa saja orang yang demo dan saling berinteraksi di antara mereka akhirnya membuat penambahan kasus Covid-19, tetapi tidak terungkap.

Ia khawatir peserta demonstrasi yang tidak mengikuti tes swab tersebut positif Covid-19 dan tanpa gejala. Kemudian, ia mengatakan, orang tanpa gejala ini ikut berlibur seperti saat cuti bersama pekan ini.

“Padahal, seperti kita ketahui transmisi virus bisa cepat terjadi kalau kita lengah, apalagi tidak mengenakan masker atau jaga jarak. Artinya, kalau ada ledakan kasus dua pekan lagi maka ini bisa menjadi korelasi,” ujarnya.

Sebelumnya, terjadi aksi unjuk rasa besar-besaran menolak UU Ciptaker di berbagai wilayah, 6 hingga 8 Oktober 2020. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengkhawatirkan demonstrasi terkait Undang-Undang Cipta Kerja di berbagai daerah di Indonesia akan memunculkan klaster baru Covid-19.

“Saya khawatir ke depan makin banyak pasien,” kata Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Zubairi Djoerban saat dihubungi di Jakarta, Kamis (8/10).

Namun, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus harian semakin menurun pada Jumat (30/10) hari ini. Satgas pada hari ini. Dari 24.854 pemeriksaan spesimen, Satgas menemukan 2.897 kasus baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here