Anak yang Dihukum Guyur Oli Ternyata Sudah Susah Sejak Kecil

Yogya, KabarBerita.id — ALD (14), anak yang dihukum mengguyur diri dengan oli akibat ketahuan mencuri di bengkel, diketahui sudah tidak mempunyai orangtua alias yatim piatu. Ia disebut sudah menjadi yatim piatu sejak tahun 2015 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Azi Solihin (29), kerabat ALD dari Dusun Banyeman, Desa Bangunkerto, Desa Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Azi menngungkapkan bahwa orang tua ALD meninggal dalam waktu yang berdekatan.

Ayah ALD meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa pada tahun 2015. Sekitar tiga bulan berselang, giliran ibu ALD yang meninggal dunia karena sakit. “Tahun 2015 ayahnya meninggal jatuh dari pohon kelapa. Belum 100 hari, ibunya sakit kanker serviks,” kata Azi saat mendampingi ALD di Polres Sleman, Selasa (1/5).

Setelah orangtuanya meninggal, ALD kemudian diasuh oleh pamannya, Sunardi (40), yang berprofesi sebagai petani. Sunardi yang kemudian menjadi ayah angkat ALD menyebut bahwa anak tersebut bukan anak yang nakal.

Ia pun mengaku kaget saat mengetahui adanya kejadian ALD mengguyur diri dengan oli sebagai hukuman karena mencuri di bengkel.

“Kesehariannya sekolah sama ngaji selama ini, enggak nakal, dia sering main. Sempat kaget juga tidak pernah berbuat seperti itu,” kata Sunardi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here