7 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Gula

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Es krim, cake, sirup dan makanan berperisa manis lain memang digemari banyak orang. Meski rasanya lezat, mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung terlalu banyak gula bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Apalagi jika dikonsumsi rutin.

Menurut American Heart Association (AHA), jumlah asupan gula yang dianjurkan adalah 6 sendok teh atau 25 gram untuk wanita dan 9 sendok teh atau 36 gram untuk pria. Namun rata-rata konsumsi gula harian yang dikonsumsi orang dewasa dan anak-anak lebih dari itu.

Dilansir dari laman Eat This pada Rabu (17/2), berikut efek samping dari mengonsumsi terlalu banyak gula.

1. Memicu radang
Kara Landau, Founder Uplift Food yang berbasis di New York AS, mengatakan bahwa asupan gula berlebih dapat merusak mikrobioma tubuh sehingga memicu peradangan. Untuk mengurangi asupan gula, Anda bisa meningkatkan konsumsi makanan kaya serat dan asupan probiotik yang berkontribusi pada kesehatan usus.

2. Menambah berat badan
Ahli Diet Megan Byrd mengatakan, salah satu efek samping terbesar dari mengonsumsi terlalu banyak gula adalah berat badan bertambah.

“Saat Anda makan, tubuh akan melepaskan insulin untuk membantu menurunkan gula darah ke tingkat normal. Insulin secara alami adalah hormon ‘penyimpan lemak’, jadi semakin banyak gula yang dimakan, semakin banyak insulin yang dilepaskan tubuh dan ini menyebabkan lemak bertambah ekstra,” kata Megan.

3. Anda akan tetap merasa lapar
Ahli diet Lisa Young menjelaskan bahwa makanan atau minuman manis tidak menghilangkan rasa lapar. Setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis, Anda mungkin tetap mengonsumsi makanan lain yang bisa membuat kenyang. Walhasil kalorinya semakin besar.

“Namun, penting untuk membedakan antara gula tambahan (soda, gula, permen) dan gula alami (dari buah). Gula alami dari buah jauh lebih sehat dan juga penuh nutrisi,” kata dia.

4. Berisiko lebih tinggi terkena penyakit
Menurut Young, mengkonsumsi terlalu banyak gula tambahan juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, berkontribusi pada obesitas, peradangan, dan tekanan darah tinggi. Tak hanya itu, diet tinggi gula tambahan juga dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi akibat penyakit jantung.

5. Merangsang keinginan untuk makan lebih banyak gula
“Efek samping lain dari mengonsumsi n terlalu banyak gula adalah Anda mulai mendambakan lebih banyak gula,” kata Megan. Ini bisa menjadi lingkaran setan, terutama jika tubuh Anda terbiasa melalui siklus tabrakan gula yang tinggi. Anda akhirnya menginginkan gula bahkan ketika Anda bahkan tidak lapar.

6. Mempercepat penuaan kulit
Pakar Nutrisi, Phoenyx Austin menjelaskan bahwa kulit terdiri dari dua jenis protein yaitu kolagen dan elastin yang memainkan peran utama dalam menjaga kulit kita tetap lembut, kenyal, dan tampak awet muda. Nah, konsumsi gula tambahan secara berlebih bisa menghancurkan protein kolagen dan mempercepat proses penuaan kulit seperti kulit kendur, keriput dan lainnya.

“Itulah mengapa saya selalu memberi tahu para wanita bahwa hal paling sederhana yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit adalah dengan menjaga diet dan nutrisi, khususnya kurangi asupan gula tambahan,” jelas Austin.

7. Picu diabetes tipe 2 seiring waktu
Krishna Kaliannan, CEO dan Pendiri Catalina Crunch mengatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan resistensi insulin dan akhirnya diabetes tipe 2.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan