Trend Rokok Elektrik dan Bahayanya Bagi Kesehatan Tubuh

0
213 views
rokok elektrik

rokok elektrik

Vapor atau rokok elektrik telah merebak di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sebagian perokok aktif beralih ke vapor karena dapat mengurangi kebiasaan merokok. Namun, sekarang vapor sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Penghisap vapor rata-rata anak muda baik pria atau wanita. mereka memilih vapor karena ingin tampil stylish. Dengan begitu, mereka bisa tampil keren tanpa perlu menyulut rokok.

Vapor terdapat dua jenis yaitu:

1. Starter Kit
Vapor jenis ini berdiameter kecil dan berukuran agak besar daripada rokok biasa. Gaya mengisapnya pun sama seperti rokok biasa. Uap yang dikeluarkan vapor starter kit sedikit dan sangat cocok untuk perokok elektrik pemula.

2. Advanced Vaporizer
Memiliki diameter besar dan gaya isapnya langsung ke dada. Uap rokok yang dikeluarkan seperti shisha. Baterai dari advanced vaporizer ini terbilang tahan lama.

Anggapan Pengguna Vapor

Secara kuantitas para pengguna vapor masih minoritas. Akan tetapi secara perlahan telah mulai hadir di toko-toko khusus. Di Bintaro, Tangerang Selatan terdapat toko vapor. Di sana menjadi tempat transaksi antara penjual dan pembeli rokok elektrik. Selain itu juga jadi tempat kumpul-kumpul komunitas para pengguna vapor.

Salah satu pengguna vapor bernama Radit (21). Ia mengaku baru memakai vapor. Alasannya beralih ke vapor karena lebih bersih, tidak berbau, dan ringan. Ia menggunakan vaporizer berukuran 30ml. Harganya sekitar Rp150.000,00. Sebotol vaporizer biasanya habis dalam waktu satu minggu sampai dua minggu.

Radit juga mengaku suka dengan sensasi pilihan rasa vapor yang ditawarkan. Radit lebih suka memilih rasa creamy dan fruty. Karena terasa seperti cokelat dan vanila.

Bahaya Vapor Bagi Kesehatan Tubuh

Sejauh ini, vapor menunjukkan efek yang lebih aman dari rokok biasa. Bahaya terbesar rokok tembakau terletak pada bakaran asapnya. Sedangkan vapor tidak membakar tembakau, maka tidak menghasilkan asap melainkan hasilnya uap air. Penelitian menunjukkan jika bahan kimia berbahaya dalam vapor hanya sebagian kecil dari kandungan rokok tembakau.

Kandungan bahaya dari vapor cukup bervariasi. Berdasarkan penelitian telah ditemukan sel-sel endotel pada arteri jantung yang menunjukkan respons stress ketika terpapar asap dari rokok tembakau, tetapi hal ini tidak dialami oleh pengguna vapor.

Hal tersebut menunjukkan bahwa bahaya vapor lebih sedikit dibandingkan rokok tembakau. Namun, hal itu juga masih perlu untuk diteliti lebih lanjut. Para ahli sampai sekarang masih memperdebatkan apakah vapor lebih baik ataukah lebih buruk. Pasalnya, vapor juga mengandung nikotin.

Ketika berhenti menggunakan vapor, Anda akan selalu ingin memakainya lagi. Selain itu, bisa menimbulkan perasaan yang mudah marah, cemas, depresi, dan gelisah. Apabila Anda punya penyakit jantung, maka penggunaan vapor akan sangat berbahaya.

Satu-satunya cara menjaga kesehatan adalah berhenti merokok. Merokok sekali sehari saja sudah mampu membahayakan tubuh Anda. Mungkin saat ini para pengguna vapor belum mengalami efek samping, akan tetapi dampak biasanya terlihat dalam jangka panjang.

Di lain sisi, penelitian menunjukkan vapor berbahaya diperoleh dari data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, yaitu:

• Nikotin dalam vapor diserap tubuh baik penggunanya ataupun orang yang berada di dekatnya. Apalagi jika yang merokok masih muda maka akan terganggu perkembangan otaknya akibat dari nikotin. Nikotin juga membahayakan bagi kesehatan wanita hamil serta janinnya.
• Uap yang dihasilkan vapor bukan uap air tetapi nikotin dan zat kimia lain yang mengganggu kesehatan tubuh dan mencemari udara. Orang yang menelan, menghirup, ataupun menyerap uap tersebut dapat keracunan.
• Bahan kimia tambahan dalam vapor diantaranya adalah logam, senyawa organik, dan nitrosamin. Ketiga bahan tambahan ini jelas membahayakan tubuh.

Jadi, apakah Anda tetap ingin tetap menghisap rokok elektrik setelah tahu bahaya yang mengintainya? Sayangilah nyawa sendiri dan orang tersayang yang berada di sekitar Anda.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here