PLN dan Polda Sumsel Sinergi Pengamanan Obyek Vital untuk Asian Games

0
15 views

Palembang, KabarBerita.id — PT PLN Persero menggelar rapat koordinasi dengan Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera Selatan untuk Pengamanan Objek Vital Ketenagalistrikan dalam Mendukung Asian Games 2018.

Rapat ini dihadiri oleh PLN se kota Palembang yakni; PLN Wilayah S2JB, PLN Pembangkitan Sumbagsel, PLN Unit Induk Pembangunan Sumbagsel, Unit Pengatur Beban Sumsel, Unit Pengatur Transmisi Palembang dan PT Icon Plus SBU Palembang.

Sementara dari Polda Sumatera Selatan yang mewakili KAPOLDA adalah Kepala Biro Operasi Polda Sumsel Bambang Suminto, Direktur Pengamanan Objek Vital Budi Dermawan beserta unsur Kapolres dan Kapolresta di kota Palembang. Setiap unit PLN dan Icon SBU Palembang menyampaikan paparan tentang lokasi-lokasi objek vital kelistrikan yang perlu pengamanan ketat selama Asian Games dan Pilkada.

Daryono GM PLN WS2JB mengatakan subs sistem kota palembang mempunyai Daya Mampu 821,8 MW, Beban Puncak 512 MW dan Cadangan sebesar 309,8 MW. Disampaikan juga bahwa perkuatan sistem Jakabaring Sport City mempunyai total kapasitas daya 120 MVA, daya mampu Kit Backup isolated 48 MW dan Prediksi beban puncak JSC sebesar 20 MW. Ditambahkan Daryono PLN WS2JB telah melakukan simulasi / Gladi Kotor Kesiapan Sistem Kelistrkikan Asian Games 23-24 Maret 2018 dan tanggal 12- 13 Mei 2018.

Lokasi yang akan diamankann dari kepolisian adalah Ring 1 antara lain; GI New Jakabaring, PLTG Jakabaring, GI Keramasan, PLTGU Keramasan, Kantor APD WS2JB, Aset Lokasi Venue (Genset & Trafo mobile) total 12 Venue (di Lokasi JSC), UPB SUMBAGSEL di Keramasan, Kantor sektor keramasan. Untuk Ring 2 terdiri dari GI Bungaran, GI Sungai Kedukan, GI Mariana, GI Borang, Kantor PLN WS2JB, Kantor PLN KIT SBS, GI Siguntang. PLN juga telah mempunyai SOP dan 552 Armada petugas untuk mendukung Sistem kelistrikan Asian Games 2018.

Untuk Pembangkitan Sumbagsel pusat kelistrikan untuk Asian Games yang perlu keamanan adalah Pusat kelistrikan Keramasan, Pusat listrik Indralaya dan Pusat listrik Borang, total daya mampu dari tiga pembangkit ini sebesar 461 MW. Selain itu PLTG Jakabaring,PLTGU Keramasan dan PLTD Sungai Juaro. Kekuatan satuan pengamanan akan menurunkan 108 petugas pengamanan, perlu diperhatikan juga pengamanan untuk transportasi BBM, ujar Daryono.

Infrastruktur ketenagalistrikan di bawah PLN Unit Induk Pembangunan Sumbagsel sebagai objek vital adalah SUTT 150 kV Betung – Sekayu, SUTT 10 kV Marianan – Kayu Agung, SUTET 275 kV Betung – Aur duri, GI 150 kV Kenten, Jakabaring & Gandus dan GIS 150 kV Kota Barat (Demang Lebar daun) & GIS 150 kV Kota Timur (Boom Baru) serta SKTT 150 kV Gandus – Kota Barat – Kota timur – Kenten.

Objek vital lainnya dibutuhkan pengawalan utama dan pengamanan adalah Kantor UPB di Keramasan, karena di sini adalah ruang control pengatur beban yang mengatur pemakaian listrik dan menjaga kehandalan untuk Palembang dan Sumatera Selatan.

Dijelaskan juga oleh Daryono untuk Sarana Komunikasi Sistem Kelistrikan milik Icon Plus SBU Palembang, pihak Icon menjamin kehandalan sistem telokomunikasi ketenagalistrikan secara virtual, lokasi objekvital yang perlu pengawalan antara lain; POP GI Siguntang, POP GI Keramasan, POP GI New Jakabaring, POP Kantor PLN APD dan POP Kawasan JSC.

Dari Rakor dengan Polda ini telah disepakati kerjasama untuk pengamanan objek vital kelistrikan tersebut di atas dalam mendukung Asian Games. PLN dan pihak kepolisian akan bahu membahu dan selalu berkoordinasi selama berlangsungnya Asian games agar keamanan berjalan lancar dan sukses.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here