Pertemuan Trump-Kim Jong Un Terancam Batal

0
37 views

Washington, KabarBerita.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menepis komentar penasehat keamanan nasionalnya, yang menyebabkan Korea Utara meragukan rencana pertemuan puncak dan mengatakan bahwa sejauh yang dia ketahui pertemuan dengan Kim Jong Un masih di jalurnya.

“Korea Utara sebenarnya berbicara kepada kita tentang waktu dan hal lain seolah-olah tidak ada yang terjadi,” kata Trump kepada wartawan di Kantor Oval selama sesi pengambilan gambar dengan Sekjen NATO Jens Stoltenberg.

Trump mengatakan dirinya tidak mengejar apa yang disebut “Model Libya” dalam usaha membuat Korea Utara melakukan perlucutan senjata nuklir. Penasihat keamanan nasionalnya, John Bolton, telah menyarankan Model Libya dalam sebuah komentar pada Ahad, yang justeru mendorong Korea Utara mengeluarkan ancaman untuk membatalkan pertemuan.

Dia mengatakan kesepakatan yang dilihatnya akan melindungi Kim.

“Dia akan ada di sana, menjalankan negaranya, dan negaranya akan sangat kaya. Model Libya adalah model yang jauh berbeda. Kami menghancurkan negara itu,” kata Presiden Trump.

Dia mengatakan model Libya hanya akan ikut bermain jika kesepakatan tidak dapat dicapai dengan Korea Utara.

“Kami tidak bisa membiarkan negara itu memiliki nuklir. Kami tidak bisa melakukannya,” katanya menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here